Biar kita ketahui patok batas mempunyai peran penting, untuk mengetahui batas lahan sendiri ataupun lahan negara. Dan akan mengurangai resiko lahan tersebut di serobot orang yang tidak bertanggung jawab. Tetapi beda di bidang Barang Milik Negara/Balai Besar Wilayah Sungai Citarum sudah pada rusak dan belum ada perbaikan ataupun membuat yang baru.
Pantauan wartawan Sk Lintas Publik dilapangan patok batas tersebut sudah pada rusak, retak, tumbang dan kusam. Mengingat jumlah patok yang ada di wilayah kabupaten bandung dan kabupaten bandung barat bisa mencapai ribuan bahkan pulu ribuan.
Yang menjadi pertanyaan apakah tidak ada biaya anggaran pemiliharaannya, terus cicing wae? Dan ataukah anggaranya tidak diterapkan? Ini harus dijawab oleh pak Tiko sebagai pejabat pembuat komitmennya? Disamping itu juga wartawan Sk Lintas Publik menghubungi pak Tiko melalui no hand phonenya, untuk klarifikasi berita minggu yang lalu alhasil dia menanyakan kartu nama wartawan dan NPWP dan PT dari Sk Lintas Publik, cetus pak Tiko melalui sms whatsap. Sampai berita ini tidak ada klarifikasi terkait berita tersebut. Sehingga berita ini diturunkan oleh Sk Lintas Publik On Line, dan terkait ini penegak hukum perlu memantau dan mengusutnya.
(Rudi Zahid.)