Padang Sidempuan- LINTAS PUBLIK.com - Dana Bos yang di kucurkan oleh Pemerintah pusat ke
pada setiap sekolah dimana tergantung jumlah siswa penerima Dana Bos.
Namun jikalau penggunaan Dana Bos tidak tepat sasaran berapapun jumlahnya tidak akan pernah menyelesaikan masalah di sekolah tersebut,seperti yang terjadi di SMA Negeri 3 Padang Sidempuan besaran Dana Bos untuk perawatan
sarana dan prasarana.
Tapi kita heran...! Rincian untuk perawatan dan pemeliharaan Dana Bos sangat fantastis namun kita lihat jendela kaca pecah...itu tidak bisa di perbaiki,itu masih yang terlihat."Bagaimana kalau belanja barang dan jasa?"Ujar Aris Pasaribu Koordinator Investigasi DPD LSM LAPAN TIPIKOR INDONESIA SUMUT.(06 Mei 2026)
Konfirmasi ke pihak sekolah yang dilakukan oleh LAPAN TIPIKOR INDONESIA ke SMA Negeri 3 Padang Sidempuan,sebab Linni Agustina sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Padang Sidempuan sedang di Medan Bimtek.
Kalau ke situ (Dana Bos) saya tidak tahu pak saya di sini sebagai wakil kepala ke siswaan.
Kalau kepala sekolah kami sedang di Medan" ujar Sakti si Regar.Namun DRS Kardan sedang tidak mengajar di waktu tersebut.
Awak media ingin mengkonfirmasi langsung dan meminta nomor telpon mantan Kepala Sekolah,namun Ellinda Lubis dan Sakti si Regar tidak berkenan memberikannya.
Kami minta ijin dululah Bapak" jawab Ellinda Lubis salah satu guru yang melayani kedatangan LSM LAPAN TIPIKOR INDONESIA.
Ellinda Lubis juga mengatakan akan memberikan informasi jikalau
sudah ada dari DRS Kardan.
Namun hingga terbitnya berita klarifikasi dan hasil konfirmasi dari DRS Kardan belum juga ada tanggapan,Awak media masih terus berupaya untuk tanggapan dari DRS Kardan.
Berikut rincian Penggunaan Dana Bos TA 2025 di SMA Negeri 3 Padang Sidempuan.
SMAN 3 PADANG SIDEMPUAN
Kota Padang Sidempuan, Prov. Sumatera Utara
Akreditasi
A
Informasi Umum
Kepala Sekolah
Kardan
Nomor Pokok Sekolah Nasional
10212243
Jumlah Guru & Tenaga Pendidikan
58
Status Sekolah
Negeri
Rasio Guru dan Murid
1:18
Jumlah Murid
1067
[10/5, 19.19] : 2025
Tahun
Rp 828.495.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
Jumlah Siswa Penerima
1083
Tanggal Pencairan
22 Januari 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 14.860.000
pengembangan perpustakaan
Rp 164.879.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 0
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 73.918.500
administrasi kegiatan sekolah
Rp 103.038.395
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 16.520.000
langganan daya dan jasa
Rp 26.303.300
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 94.800.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 0
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 162.450.000
Total Dana
Rp 656.769.195
: 2025
Tahun
Rp 828.495.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
Jumlah Siswa Penerima
1083
Tanggal Pencairan
27 Agustus 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 12.345.000
pengembangan perpustakaan
Rp 164.632.600
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 81.555.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 91.569.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 100.568.300
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 600.000
langganan daya dan jasa
Rp 32.839.705
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 312.540.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 36.000.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 165.348.000
Total Dana
Rp 997.997.605
Aris Pasaribu juga sangat menyesalkan Penggunaan Anggaran di bawah naungan kantor Cabdis XI yang tidak koperatif.
Hal seperti inilah yang membuat kita penasaran hampir semua wilayah Candis XI sulit di hubungi,
Apakah ini korupsi berjemaah...nah
ini yang perlu kita gali.
Beliau juga mengatakan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk penyelidikan penggunaan Dana Bos
di Wilayah XI demi penyelamatan keuangan Negara.pungkasnya.
(Manulus Pasaribu)



