Notification

×

Tag Terpopuler

Miris...! SMK Negeri 1 Tantom Angkola Fasilitas Dan Prasarana Buruk,Dana Bos Jadi Sorotan.

Minggu, 10 Mei 2026 | Mei 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-10T08:12:47Z

 


TAPSEL|| LINTAS PUBLIK.com - Penggunaan Dana Bos di SMK Neger 1 Tanto Angkola menjadi sorotan masyarakat .

Faktanya Dana Bos yang di kucurkan pemerintah pusat di nilai tidak maksimal dalam pengelolaannya.Dari tim awak media (6 Mey 2026),bahwa masih banyak gedung sekolah minim perawatan sarana dan prasarana.

Adapun rincian Dana Bos Anggaran tahun 2025 adalah sebagai berikut 


SMK NEGERI 1 TANTOM ANGKOLA

Kab. Tapanuli Selatan, Prov. Sumatera Utara

Akreditasi

B

Informasi Umum

Kepala Sekolah



Nomor Pokok Sekolah Nasional


10260732


Jumlah Guru & Tenaga Pendidikan


39


Status Sekolah


Negeri


Rasio Guru dan Murid


1:13 


Jumlah Murid


511

: 2025

Tahun

Rp 430.080.000


Jumlah dana yang diterima sekolah


Sedang Disalurkan


Status


Jumlah Siswa Penerima

512

Tanggal Pencairan

22 Januari 2025

Rincian Penggunaan

penerimaan Peserta Didik baru

Rp 2.400.000


pengembangan perpustakaan

Rp 111.436.000


kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp 13.200.000


kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp 14.745.000


administrasi kegiatan sekolah

Rp 70.495.000


pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

Rp 17.785.000


langganan daya dan jasa

Rp 8.520.000


pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah

Rp 34.293.500


penyediaan alat multi media pembelajaran

Rp 82.000.000


penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama

Rp 500.000


penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB

Rp 0


pembayaran honor

Rp 71.250.000


Total Dana

Rp 426.624.500: 2025

Tahun

Rp 425.706.000


Jumlah dana yang diterima sekolah


Sedang Disalurkan


Status


Jumlah Siswa Penerima

512

Tanggal Pencairan

17 September 2025

Rincian Penggunaan

penerimaan Peserta Didik baru

Rp 0


pengembangan perpustakaan

Rp 26.087.500


kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp 30.232.600


kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp 12.752.000


administrasi kegiatan sekolah

Rp 97.148.888


pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

Rp 15.584.959


langganan daya dan jasa

Rp 7.020.000


pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah

Rp 98.642.613


penyediaan alat multi media pembelajaran

Rp 45.301.800


penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama

Rp 10.961.000


penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB

Rp 0


pembayaran honor

Rp 69.900.000


Total Dana

Rp 413.631.360


Tahun Anggaran 2026 Tahap I Rp.442.680.000


Hal inilah yang di sampaikan oleh Aris Pasaribu DPD LSM LAPAN TIPIKOR INDONESIA SUMUT" Saya heran pada semua sekolah sekolah naungam kantor Cabdis Pendidikan Wilayah XI Propinsi Sumatra Utara.

Banyak yang hancur yang tampak tidak terurus,ini Kantor Cabdis apa sih gunanya? Ujar Aris Pasaribu ketika berkunjung ke SMK Negeri 1 Tantom Angkola(6Mey2026).

Aris Pasaribu sangat menyesalkan Pengawasan dan pembinaan di sekolah-sekolah Cabdis wilayah XI propinsi Sumatra Utara yang berada di kota Padang Sidempuan.








Menurut Aris Pasaribu,besarnya Anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana yang di kucurkan dari Dana Bos SMK Negeri 1 Tantom Angkola menimbulkan dugaan adanya penyelewengan Dana Bos.


Miris kita melihatnya" kalau begini terus menerus mau di bawa kemana wajah pendidikan wilayah XI perlu dipertanyakan "Ujar Aris Pasaribu.

Lebih lanjut, Agus Zulpan Husein,SS

sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tantom Angkola sedang tidak berada di sekolah" Bapak kaseknya sedang naik haji sejak hari minggu kemarin jawab Ahmad Husein,SPd sebagai wakil kasek SMK Negeri 1 Tantom Angkola.

Ahmad Husein SPd mengatakan bahwa dirinya tidak bersedia di konfirmasi terkait penggunaan Dana Bos di SMK Negeri 1 Tantom Angkola" Biarlah kepala sekolah yang menjawab: jawab Ahmad Husein SPd.


Menanggapi hal itu,Aris Pasaribu sangat menyesalkan pelaksanaan penggunaan Anggaran Dan Bis di sekolah SMK Negeri 1 Tantom Angkola.

Kita bingung,kita minta nomor WA kepala sekolah tidak dikasih...di tanya bendahara sedang tidak berada di sekolah,jadi kita duga ini ada persekongkolan di duga korupsi berjemaah di sini terkait penggunaan Dana Bos di bawah naungam Cabdis pendidikan wilayah XI propunsi Sumatra utara

semua saling menutupi tidak ada koperatif tapi rata- rata banyak temuan jelas Aris Pasaribu.

Dengan terbitnya berita ini masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk penyelidikan terkait penggunaan Dana Bos di SMK Negeri 1 Tantom angkola demi penyelamatan uang negara.

Aris Pasaribu mengatakan bahwa dinas pendidikan Propinsi Sumatra Utara harus mengevaluasi kinerja terkait birokrasi pendidikan di bawah naungan kantor Cabdis wilayah XI.Demi penyelamatan uang negara.00


( Manulus Pasaribu)

×
Berita Terbaru Update